Wisata Yogyakarta

Tips Berwisata ke Candi Borobudur

Mau mengisi liburan kemana ya? Bagaimana kalau ke Yogyakarta? Jika tertarik, jangan lewatkan kesempatan berkunjung ke Candi Borobudur sebagai salah satu wisata andalan di Yogyakarta ya. Untuk tipsnya baca di bawah.

Candi Borobudur menjadi tempat wisata favorit di Yogyakarta. Rasanya kurang lengkap kalau ke Yogayakarta tidak melancong ke tempat wisata yang termasuk dalam daftar Situs Warisan Dunia ini. Meskipun sebetulnya, lokasi Candi Borobudur sendiri berada di Magelang, Jawa Tengah atau sekitar 1 jam lebih jika ditempuh dengan berkendara dari Malioboro. Btw, jika Anda melancong ke Candi Borobudur, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti di antaranya:

Pilih waktu pagi atau sore hari

Waktu kunjungan ke Candi Borobudur dimulai pukul 06:00 dan diakhiri pukul 17:00. Disarankan untuk memilih pagi hari atau sore hari untuk mengunjungi candi yang dikenal akan kemegahannya ini. Hal ini lantaran akan sangat panas jika mengelilingi candi pada siang hari. Memang ada banyak penyedia jasa payung & topi di sekitaran candi, tapi biaya yang ditawarkan terbilang mahal. Anda harus pandai-pandai menawar untuk mendapatkan jasa payung & topi dengan harga terjangkau.

Bawa budget lebih

Sebelum berwisata ke Candi Borobudur, pastikan untuk mempersiapkan budget lebih. Mengapa? Anda tidak hanya akan membayar tiket masuk yang dibanderol dengan harga sebagai berikut:

  • Rp 30.000 untuk dewasa lokal
  • Rp 12.500 untuk anak-anak (di bawah 6 tahun) lokal
  • USD 20 atau setara dengan IDR 264.400 untuk dewasa asing
  • USD 10 atau setara dengan IDR 132.200 untuk anak-anak asing

tetapi juga Anda akan membayar kereta menuju candi dari pintu masuk. Harga yang ditawarkan per orang sekitar IDR 7.500 (dapat air minum botol kecil). Kalau ingin mendapatkan dokumentasi dari seluruh anggota keluarga, Anda bisa memanfaatkan jasa fotografer amatir yang membanderol harga sekitar IDR 20.000 untuk sekali foto. Jika ingin melindungi kepala dari teriknya matahari, Anda bisa membeli topi dengan penawaran harga Rp 65.000 per topi (bisa ditawar). Untuk sewa payung, Anda harus mengeluarkan kocek sekitar IDR 5.000.

Setelah merasa cukup mengelilingi Candi Borobudur hingga ke puncaknya, Anda bisa pulang dari jalur yang berbeda. Untuk menuju pintu parkiran, kemungkinan Anda cukup lelah kalau harus berjalan kaki lagi. Ada kendaraan yang akan mengantar Anda menuju parkiran yakni odong-odong atau kereta. Odong-odong dibanderol harga sekitar Rp 5.000 per orang sedangkan harga kereta kemungkinan sama seperti saat masuk menuju candi.

Nah, di sepanjang jalan menuju keluar candi, akan banyak yang menawarkan aneka ragam souvenir mulai dari gantungan kunci, gelang, lukisan, dan lain sebagainya. Jika Anda tertarik, Anda bisa membelinya. Jangan lupa tawar harga agar kantong tidak jebol 😀

Sebagai traveler yang baik, Anda harus menjaga tempat wisata termasuk Candi Borobudur dengan baik dengan mengikuti aturan yang ada seperti halnya tidak mencoret-coret, tidak memanjat, dan lain sebagainya. Semoga liburan Anda ke Candi Borobudur terasa menyenangkan 😀

Btw, kalau masih ada waktu wisata di Yogyakarta, mampir juga ke Candi Prambanan. Jaraknya hanya sekitar 41 menit dari Malioboro. Keindahannya tak kalah dengan Candi Borobudur. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di candi ini selain melihat candi yang megah di antaranya melihat lukisan karya Affandi di museum serta kasih makan rusa totol. Tiketnya sama dengan Candi Borobudur IDR 30.000. Semoga wisata Anda di Yogyakarta menyenangkan 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *